TUGAS
SOFTSKILL
SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
DISUSUN
OLEH :
NAMA : Lailatun Nafillah
NPM : 15514967
KELAS : 4PA06
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2017
Pengertian
Sistem Informasi Psikologi
11.
Pengertian Sistem
Menurut
Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem adalah hubungan satu unit dengan unit-unit
lainnya yang saling berhubungan satu sama lainnya dan yang tidak dapat
dipisahkan serta menuju suatu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Apabila satu unit macet atau terganggu, unit lainnya pun akan
terganggu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tersebut.
Menurut
Aim Abdulkarim (2008) sistem adalah keseluruhan dari beberapa bagian yang
mempunyai hubungan fungsional, baik antara bagian-bagian maupun hubungan
struktural sehingga hubungan tersebut menimbulkan suatu kebergantungan
Menurut
Robert A. Leitch (2006) sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat
dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan. Sistem
merupakan sebuah obyek yang dikaji/dipelajari, dimana memiliki karakteristik
tertentu atau spesifikasi tersendiri, Pendefinisian sistem dapat dilakukan
dalam dua pendekatan, yaitu pendekatan atas fisik dan pendekatan atas fungsi:
a. Secara
fisik, sistem adalah sekumpulan dari unsur / elemen yang berinteraksi dan
bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan, sebagai contoh :
sistem tatasurya, sistem pencernaan, sistem transportasi, system komputerisasi,
sistem informasi.
b. Secara
fungsi, sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan
kegiatan yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan
tertentu, contoh: sistem peminjaman buku, system penjualan, sistem marketing,
sistem belajar
Sistem
adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari
bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya (L. Ackof).
Sistem merupakan sebuah obyek yang dikaji atau dipelajari, dimana memiliki
karakteristik tertentu atau spesifikasi tersendiri, Pendefinisian sistem dapat
dilakukan dalam dua pendekatan, yaitu pendekatan atas fisik dan pendekatan atas
fungsi:
Secara
fisik, sistem adalah sekumpulan dari unsur atau elemen yang berinteraksi dan
bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan, sebagai contoh :
sistem tatasurya. Secara fungsi, sistem adalah jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan,
berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu, contoh: sistem
peminjaman buku.
22.
Pengertian Informasi
Definisi
atau Pengertian Sistem Informasi Secara umum merupakan kegiatan atau aktifitas
yang melibatkan serangkaian proses, berisi informasi-informasi yang digunakan
untuk mencapai tujuan. Definisi umum untuk informasi dalam sistem informasi
menurut Jugiyanto adalah data yang dapat diolah yang lebih berguna dan berarti
bagi yang menerimanya.
Gordon
B. Davis (2003) menyatakan bahwa informasi adalah data yang telah diolah
menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang
nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan
yang akan datang. Informasi adalah data yag telah diolah menjadi suatu bentuk
yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat
ini atau masa mendatang (Robert G. Murdik, 2001). Menurut Wikipedia.com,
informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri
dari ordersekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan
atau kumpulan pesan.
Hendi
Haryadi (2009) menyatakan bahwa informasi dapat didefinisikan sebagai hasil
pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian sebenarnya yang digunakan
untuk pengambilan keputusan. Sedangkan Kusrini & Andri Kaniyo (2007) informasi
adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna,
yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber
informasi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi adalah data yang telah
diolah yang memiliki arti bagi penerima dan dapat bermanfaat untuk manusia.
Menurut Raymond Mcleod (dalam Haryadi, 2009) mengatakan bahwa informasi adalah
data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan
bermanfaat bagi pengambilan keputusan pada saat ini atau pada masa yang akan
datang.
Dapat
disimpulkan bahawa informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang
lebih berarti bagi si penerima dan berguna untuk pengambilan keputusan saat ini
atau masa yang akan datang.
33.
Pengertian Psikologi
Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa atau mental. Psikologi tidak
mempelajari jiwa atau mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak,
tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa atau mental
tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga
Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah
laku dan proses mental (Prabowo & Riyanti)
Menurut
Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu yang
mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara
langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung. Menurut Dakir (1993),
psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
Menurut
Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun
kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah
tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk
, berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi
berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
Jadi
dapat disimpulkan psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah
laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan
lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun
tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.
44.
Sistem Informasi Psikologi
Menurut
Kusrini & Andri kaniyo (2007) sistem informasi adalah sebuah sistem yang
terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk
menghasilkan informasi berguna dalam pengambilan keputusan.
Menurut Irene Joos, dkk (2009) sistem
informasi adalah suatu sistem yang memiliki tujuan sendiri untuk menghasilkan
informasi dengan menggunakan sistem input atau proses atau output.
Menurut
Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan
pemahaman bagaimana manusia pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi
formal.
Berdasarkan
penjelasan diatas dapat diartikan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu
pola rancangan kreatif yang mempunyai sistem terintegrasi yang mampu
menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Ada juga yang
menyebutkan sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk
menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu
organisasi. Secara umum, bisa disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi
adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi-informasi yang
berhubungan dengan psikologis. Contoh nyatanya adalah banyaknya tes-tes
psikologi yang dulu diberikan secara manual sudah bisa dikomputerisasi seperti
Papikostik, hal ini merupakan kerjasama antar bidang ilmu komputer dan
psikologi yang pada akhirnya bermanfaat untuk peningkatan kualitas tes
psikologi itu sendiri.
