KESEHATAN
MENTAL
DISUSUN
OLEH :
LAILATUN
NAFILLAH (15514967)
2PA06
UNIVERSITAS
GUNADARMA FAKULTAS PSIKOLOGI PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 2016
Teori
Kepribadian Sehat Menurut Fromm
TEORI KEPRIBADIAN SEHAT
Dewasa ini banyak pendapat tentang arti sehat di Indonesia.
Sebenarnya kata sehat itu sudah ada sejak lama. Maka dari itu banyak ilmuwan
yang memberikan pendapatnya tentang apa itu arti sehat. Salah satunya yang akan
saya bahas disini adalah teori dari Erich Fromm.
Eric fromm, seorang ahli psikologi, filsafat dan sosiologi,
dilahirkan pada 23 maret 1900 difranfurt Main jerman. Ayahnya seorang pengusaha
berkebangsaan yahudi, ibunya mengurus rumah tangga yang berkebangsaan sama
dengan ayahnya, fromm adalah anak tunggal sejak kecil ia tertarik dengan
cerita-cerita penyelamatan seperti adam dan hawa, Abraham dan sebagainya.
Kehidupan keluarga fromm tidak harmonis, disatu pihak, perhatian besar terhadap nilai nilai spiritual yang didapat dari ibunya berbenturan dengan kesuksesan material ayahnya. Fromm menggambarakan situasi keluarganya menegangkan. Ayahnya suka murung dan cemas sedangkan ibunya depresi berat. Masa kanak dan remaja merupakan laboratorium yang hidup bagi observasi terhadap tingkah laku neurotis.
Kehidupan keluarga fromm tidak harmonis, disatu pihak, perhatian besar terhadap nilai nilai spiritual yang didapat dari ibunya berbenturan dengan kesuksesan material ayahnya. Fromm menggambarakan situasi keluarganya menegangkan. Ayahnya suka murung dan cemas sedangkan ibunya depresi berat. Masa kanak dan remaja merupakan laboratorium yang hidup bagi observasi terhadap tingkah laku neurotis.
1.
Pengertian dasar teori Fromm
Erich
Fromm lahir di Frankfurt, Jerman pada tanggal 23 Maret 1990. Ia belajar
psikologi di University Heidelberg, Frankfurt, dan Munich. Setelah memperoleh
gelar Ph.D dari Heidelberg tahun 1922,Ia pernah mengajar pada sejumlah
universitas dan institut di negara ini dan di Meksiko. Terakhir, Fromm tinggal
di Swiss dan meninggal di Muralto, Swiss pada tanggal 18 Maret 1980. Beberapa pengalaman mempengaruhi pandangan
Fromm, antara lain pada umur 12 tahun ia menyaksikan seorang wanita cantik dan
berbakat, sahabat keluarganya, bunuh diri.Ia juga mengalami sebagai anak dari
orangtua yang neurotis. Ia hidup dalam satu rumah tangga yang penuh ketegangan.
Ayahnya seringkali murung, cemas, dan muram. Ibunya mudah menderita depresi
hebat.Tampak bahwa Fromm tidak dikelilingi pribadi-pribadi yang sehat. Karena
itu, masa kanak-kanaknya merupakan suatu laboratorium yang hidup bagi observasi
terhadap tingkah laku neurotis.Fromm sangat dipengaruhi oleh tulisan Karl Marx,
terutama oleh karyanya yang pertama, The Economic and Philosophical Manuscripts
yang ditulis pada tahun 1944.
Teori Erich fromm adalah teori yang menggunakan pendekatan sosial psikologis dimana pemusatan perhatianya pada penguraian cara-cara dimana struktur dan dinamika-dinamika masyarakat tertentu membentuk para anggotanya sehingga karakter para anggota tersebut sesuai dengan nilai yang ada pada masyarakat, Karena pada dasarnya manusia terpisah dari alam dan dari sesamanya maka cara mempersatukan adalah melalui belajar bagaimana mencitai atau bagaimana menemukan keamanan dengan menyelaraskan keinginannya dengan masyarakat yang otoriter .
Karna manusia adalah mahluk yang memiliki kesadran pikiran akal sehat daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung jawab integritas bisa di lukai mengalami kesedihan sehingga apbila dalam kaitanya manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka manusia tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm.
Teori Erich fromm adalah teori yang menggunakan pendekatan sosial psikologis dimana pemusatan perhatianya pada penguraian cara-cara dimana struktur dan dinamika-dinamika masyarakat tertentu membentuk para anggotanya sehingga karakter para anggota tersebut sesuai dengan nilai yang ada pada masyarakat, Karena pada dasarnya manusia terpisah dari alam dan dari sesamanya maka cara mempersatukan adalah melalui belajar bagaimana mencitai atau bagaimana menemukan keamanan dengan menyelaraskan keinginannya dengan masyarakat yang otoriter .
Karna manusia adalah mahluk yang memiliki kesadran pikiran akal sehat daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung jawab integritas bisa di lukai mengalami kesedihan sehingga apbila dalam kaitanya manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka manusia tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm.
2.
Kepribadian yang sehat menurut Fromm
Dalam formulasi proses perkembangan
individu, fromm memusatkan pada kondisi social dan cultural unik yang
mempengaruhi proses perkembangan karakter dan pemuasan kebutuhan dasar serta
eksistensi manusia.ini berbeda dari freud yang menekankan factor biologi. Fromm
tertarik pada aspek cultural.fromm menyebut kepribadian yang sehat adalah yang
berorientasi produktif dan yang tidak sehat adalah yang berorientasi non produktif.
· Orientasi
Produktif
Tipe karakter yang mengutamakan
kehidupan (Biophilous Character Type).
Dalam pandanga fromm, orang tipe ini mencintai kehidupan dan ingin membentuk
atau mempengaruhi orang lain dengan cinta,dengan akal dan contoh.Fromm percaya
bahwa tipe ini hanya dapat menggunakan kekuatan atau kekuasaan jika
mereka bebas dan independen dari control orang lain.tipe ini mampu menciptakan
cinta yang dewasa. Berikut ini adalah aspek-aspek kepribadian yang sehat dengan
orientasi produktif menurut fromm.
Cinta
yang produktif.
Menurut Fromm cinta yang produktif
merupakan suatu hubungan manusia yang bebas dan sederajat dimana patner-patner
dapat mempertahankan individualitas mereka..cinta yang produktif menyangkut
empat sifat yaitu: perhatian,tanggung jawab, respek dan pengetahuan. Mencintai
berarti bersungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan mereka, serta membantu
pertumbuhan dan perkembangan mereka. Cinta yang produktif merupakan suatu
kegiatan bukan suatu nafsu.cinta produktif ini tidak terbatas pada cinta
erotis, tetapi mungkin cinta persaudaraan atau cinta keibuan.
Pikiran
yang produktif
From mengemukakan bahwa pikiran yang
produktif meliputi kecerdasan, pertimbangan dan objektifitas. Pemikir yang
produktif didorong oleh perhatian yang kuat terhadap objek pikiran. Pikiran
yang produktif berfokus pada seluruh gejala dengan mempelajarinya, bukan pada
kepingan-kepingan dan potongan-potongan gejala yang terpisah.
Kebahagiaan
From menyatakan bahwa kebahagiaan
merupakan suatu bagian integral dan hasil kehidupan yang berkenaan dengan
orientasi produktif.kebahagiaan bukan semata-mata suatu perasaan atau keadaan
yang menyenangkan, melainkan juga suatu kondisi yang meningkatkat seluruh
organism menghasilkan perubahan gaya hidup, kesehatan fisik, dan pemenuhan
potensi seseorang.
Suara
Hati,
Menurut Fromm suara hati merupakan
sendi yang penting dalam menggerakkan manusia menurut orientasi produktif.
Fromm membedakan suara hati dalam dua tipe, yaitu suara hati otoriter dan suara
hati humanistis.
·
Orientasi Non-Produktif
Fromm membagi orientasi non–produktif ke dalam 5 tipe manusia, yaitu:
a)
Tipe Karakter Menerima (Receptive Character
Type)
Orang yang memiliki sifat yang
mengharapkan untuk mendapat apa saja yang mereka inginkan yaitu dicintai,
pengetahuan atau kesenangan. Orang seperti ini sangat tergantung
pada orang lain dan merasa tidak berdaya ketika ditinggal sendiri. Mereka
merasa tak mampu melakukan hal–hal yang kecil tanpa adanya bantuan dari luar
dirinya. Adanya suatu kesamaan antara sifat penerima ini dengan tipe kepribadian
mengalah (compliant) yang digagaskan oleh Horney, orang yang digambarkan
seperti yang selalu bergerak menuju ke orang lain. Masyarakat yang membantu
tipe karakter penerima ini adalah masyarakat yang mempraktekkan eksploitasi
(pemaanfaatan) kepada kelompok lainnya.
b)
Tipe Karakter Eksploitatif (Exploitative
Character Type)
Dalam penyesuaian pemanfaatan, seseorang juga diarahkan
kepada orang lain untuk hal–hal yang diinginkan. Oleh sebab itu, daripada
mengharapkan orang lain, orang–orang tipe ini lebih cenderung untuk mengambil
baik dengan cara pemaksaan maupun dengan cara kecerdikan. Kalau sesuatu
diberikan kepada mereka, mereka memandangnya seperti tidak berharga. Bagi orang
yang berkepribadian seperti ini, apa yang dicuri atau yang pantas memiliki
nilai yang lebih besar dibanding dengan sesuatu yang diberikan secara
cuma–cuma. Tipe eksploitatif ini sama dengan yang digagaskan oleh Freud dan
tipe yang digagaskan oleh Horney.
c)
Tipe Karakter Penimbun (Hoarding Character
Type).
Seseorang mengarahkan keamanan dari apa yang ia dapat
selamatkan atau dapat ia timbun (simpan). Perilaku yang kikir ini berlaku tidak
hanya untuk uang dan barang–barang material, tetapi juga emosi dan juga
pemikiran. Orang–orang seperti ini membangun dinding di sekelilingnya dan duduk
dikelilingi oleh semua yang telah ia kumpulkan, menjaganya dari
gangguan–gangguan dari luar dan membiarkan sesedikit mungkin yang keluar. Suatu
kesamaan muncul disini dengan kepribadian penyimpangan anal yang digagaskan
oleh Freud dan tipe terpisah (menghindar dari orang) yang digagaskan oleh
Horney. Fromm menyarankan bahwa penyesuaian penimbunan atau penyimpanan ini
biasa terjadi pada abad ke–18 dan ke-19 di negara–negara yang mempunyai
stabilitas ekonomi kelas menengah yang dilambangkan oleh tata susila Protestan
untuk praktek-praktek, konservatisme dan bisnis sederhana.
d)
Tipe Karakter Pasar (Marketing Character
Type)
Fromm mengatakan orientasi ini hanya
berkembang pada masyarakat industri. Dalam masyarakat yang demikian, orang
belajar untuk memperlakukan diri mereka sendiri dan orang lain seperti komoditi
atau barang dengan suatu nilai tukar tertentu dalam satu interaksi paralel
dalam ekonomi yang semu.
Akhirnya orang dengan orientasi pasar
hanya memiliki sedikit ketertarikan dengan kesejahteraan orang lain. Orang lain
diperlakukan sebagai objek untuk dimanfaatkan
untuk mencapai tujuan mereka. Sebagai konsekuensinya, hubungan pasar secara umum dicirikan
dengan keseragaman.
3.
Ciri-ciri Kepribadian
yang sehat menurut Erich Fromm
Menurut Fromm, orang yang
berkepribadian sehat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a.
Mampu mengembangkan hidupnya sebagai makhluk sosial di dalam masyarakat.
b.
Mampu mencintai dan dicintai.
c.
Mampu mempercayai dan dipercayai tanpa memanipulasi kepercayaan itu,
d.
Mampu hidup bersolidaritas dengan orang lain tanpa syarat.
e.
Mampu menjaga jarak antar dirinya dengan masyarakat tanpa merusaknya.
f.
Memiliki watak sosial yang produktif.
REFERENSI
-
Feist, Jest dan J, Feist Gregory. 2014. Teori
Kepribadian Sehat. Salemba Humanika: Jakarta
