KESEHATAN MENTAL
TEORI KEPRIBADIAN SEHAT
Nama : Lailatun Nafillah
NPM : 15514967
Kelas : 2PA06
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS
GUNADARMA 2014
TEORI
KEPRIBADIAN SEHAT
C.
Aliran Humanistik
Sehat
merupakan suatu kebutuhan yang wajib untuk semua mahluk hidup. Sebagaimana
mahluk hidup pasti berusaha untuk tetap menjaga dirinya sendiri. Menurut Pepkins, mendefinisikan
sehat sebagai keadaan keseimbangan yang dinamis dari badan dan fungsi-fungsinya
sebagai hasil penyesuaian yang dinamis terhadap kekuatan-kekuatan yang
cenderung menggangunya. Badan seseorang bekerja secara aktif untuk
mempertahankan diri agar tetap sehat sehingga kesehatan selalu harus
dipertahankan. Didalam psikologi terdapat teori-teori tentang Kepribadian Sehat yaitu salah satunya adalah Humanistik.
Humanistik
mulai muncul sebagai sebuah gerakan besar psikologi dalam tahun 1950-an.
Aliran Humanistik merupakan konstribusi dari psikolog-psikolog terkenal seperti
Gordon Allport, Abraham Maslow dan Carl Rogers. Aliran Humanistik diasaskan
oleh Abraham Maslow (1908-1970) dan Carl Rogers (1902-1987). Pendekatan
humanisme menekankan cara fikirkan, pengamatan serta interpretasi seseorang
individu mengenai suatu peristiwa. Contohnya, apabila seseorang ingin mencapai
kecemerlangan hidup, dia hendaklah bertindak atau berusaha kearah pencapaian
matlamat hidupnya.
Ciri dari
kepribadian sehat adalah mengatualisasikan diri, bukan respon pasif buatan atau
individu yang terimajinasikan oleh pengalaman-pengalaman masa lalu. Aktualisasi
diri adalah mampu mengedepankan keunikan dalam pribadi setiap individu, karena
setiap individu memiliki hati nurani dan kognisi untuk menimbang-nimbang segala
sesuatu yang menjadi kebutuhannya. Humanistik menegaskan adanya keseluruhan
kapasitas martabat dan nilai kemanusiaan untuk menyatakan diri. Bagi ahli-ahli
psikologi humanistik, manusia jauh lebih banyak memiliki potensi. Manusia harus
dapat mengatasi masa lampau, kodrat biologis, dan ciri-ciri lingkungan. Manusia
juga harus berkembang dan tumbuh melampaui kekuatan-kekuatan negatif yang
secara potensial menghambat.
Gambaran
ahli psikologi humanistik tentang kodrat manusia adalah optimis dan penuh
harapan. Mereka percaya terhadap kapasitas manusia untuk memperluas,
memperkaya, mengembangkan, dan memenuhi dirinya, untuk menjadi semuanya menurut
kemampuan yang ada. Aliran Humanistik juga memfokuskan diri pada kemampuan
manusia untuk berfikir secara sadar dan rasional dalam mengendalikan hasrat
biologisnya guna meraih potensi maksimal. Manusia bertanggung jawab terhadap
hidup dan perbuatannya serta mempunyai kebebasan dan kemampuan untuk mengubah
sikap dan perilaku mereka.
a. Dalam Humanistik terdapat cirri-ciri
sebagai berikut :
§ Mementingkan manusia sebagai pribadi
§ Mementingkan kebulatan pribadi
§ Mementingkan peranan kognitif dan
afektif
§ Mengutamakan terjadinya aktualisasi
diri dan self concept
§ Mementingkan persepsual subyektif
yang dimiliki tiap individu
§ Mementingkan kemampuan menentukan
bentuk tingkah laku sendiri
§ Megutamakan Insight
b. Bedanya Teori-teori yang Lain
Karya
Maslow bukanlah penolakan secara mentah-mentah atas karya Freud atau Watson
serta para Behavioris lainnya, melainkan lebih merupakan suatu usaha menelaah
segi-segi yang bermanfaat, bermakna dan dapat diterapkan bagi kemanusiaan pada
kedua psikologi tersebut, lantas bertolak lah ia dari sana. Maslow menemukan
bahwa para psikolog maupun psikiater yang berhasil kerap kali terpaksa
menyimpang dari teori-teori yang tengah popular demi keberhasilan mereka.
Konsep
Malow tiada duanya. Ia telah menyelidiki manusia-manusia terbaik yang dapat
ditemukannya dan sampailah ia pada kesimpulan, “yang tengah berlangsung kini
ialah perubahan gambaran tentang manusia”
D.
Pendapat Allport
Dalam teori
Allport antisipasi-antisipasi adalah penting dalam membantu kita untuk
menentukan siapa dan apakah kita ini, dalam membentuk identitas-diri kita.
Pandangan Allport bahwa kepribadian-kepribadian sehat terarah kepada
orang-orang lain. Karena sama sekali tidak berpusat pada diri sendiri, maka
orang yang matang terlibat secara aktif dan terikat pada sesuatu atau seseorang
diluar diri. Kekuatan Allport adalah kemampuannya untuk mengamati pokok-pokok
yang umum dalam kehidupan orang-orang sehat secara psikologis dan mengemukakan
pokok-pokok tersebut dengan jelas yang jarang terdapat dikalangan ahli-ahli
psikologi.
Pengertian
Teori
menurut allport adalah sesuatu yang terorganisasikan dan terpolakkan.
Kepribadian tidak bersifat statis dia bisa tumbuh dan berubah. Kepribadian
bukan hanya topeng yang kita kenakan dalam kehidupan, bukan juga hanya prilaku.
Dia lebih menunjukan pada di belakang penampilan, pribadi di dalam tindakan
dengan istilah “karakteristik”, Allport berharap dapat menunjukan
“individulaitas” atau “keunikan”
Ciri pribadi yang sehat
Gordon
Allport (1937) membuat hipotesis tentang sifat-sifat kepribadian yang dewasa.
Beberapa asumsi umum di butuhkan agar kita bisa memahami konsep Allport tentang
kepribadian yang dewasa :
1. Pribadi yang dewasa secara
psikologis adalah seseorang yang tidak hanya bereaksi kepada stimuli eksternal,
tetapi juga sadar bertindak dalam lingkungannya dengan cara berpikir inovatif.
2. Pridbadi yang dewasa tampak lebih
termotivasi proses sadar dari pada kepribadian. Menjadi kan mereka lebih
fleksibel dan mandiri masih terus di dominasi oleh motif-motif bawah sadar yang
mncul dari pengalamanmasa kanak-kanak.
Ada
6 pribadi dewasa menurut allport :
1.
Perluasan konsep diri, pribadi dewasa terus berusaha mengidentifikasikan
dirinya dan berpartisipasi dalam peristiwa di luar diri mereka.
2.
Pribadi dewasa dicirikan oleh hubungan baik dengan orang lain, mereka memiliki
kemampuan untuk mencintai orang lain dengan penuh kasih.
3.
Rasa aman emosional atau penerimaan diri, individu yang dewasa menerima diri
apa adanya dan memiliki apa yang Allport (1961) muatan emotif (emotional
poise).
4. Pribadi
yang sehat secara psikologi memiliki persepsi yang realistis tentang lingkungan
sekitar.
5. Kedalaman
wawasan dan humor, pribadi dewasa mengenal dirinya maka dari itu mereka tidak
perlu melimpahkan kesalahan dan kelemahan mereka kepada orang lain
6. Kedewasaan adalah
memiliki filsafat hidup yang menyatukan, pribadi yang sehat memiliki konsep
yang jelas tentang tujuan hidupnya kedepan.
Struktur
dan Dinamika Kepribadian
bagi
Allport stuktur kepribadian itu dinyatakan oleh sifat – sifat dan tingkah laku.
Allport berpendapat bahwa masing-masing pengertian reflex bersyarat, kebiasaan,
sikap, sifat, diri, dan kepribadian itu semuanya masing-masing adalah
bermanfaat. Tetapi walaupun pengertian tersebut dapat diterima dan di anggap
penting, namun tekanan utama di tekan pada sifat atau traits sedang di samping
itu sikap attitude dan intense diangap sama. Menurut Allport adalah suatu
organisasi yang dinamis dalam individu sebagai system psikofisis yang menentukan
caranya yang khas dalam mentesuaikan diri terhadap lingkungan. Stuktur
kepridian seseorang lebih merujuk pada komponen – komponen dasar. Menurut
Allport, struktur terpenting adalah yang dapat mendeskripsikan orang tersebut
dalam konteks karakteristik individual, yang disebut sebagai disposisi
personal.
REFERENSI
- Hashim,
Shahabuddin., et al. 2003. Psikologi
pendidikan.PTS professional publishing Sdn. Bhd:Kuala Lumpur.
- Goble,
Frank, G. 1987. Psikologi humanistik
abraham maslow.Kanisius:Yogyakarta.
- Schultz, Duane. 1991. Psikologi
pertumbuhan. Kanisius:Yogyakarta.
- http://dhiya-atika-fib13.web.unair.ac.id/artikel_detail-98405-Etika%20%20Kepribadian-Teori%20kepribadian%20menurut%20Allport.html

No comments:
Post a Comment