TUGAS
SOFTSKILL
SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
DISUSUN
OLEH :
NAMA
: Lailatun Nafillah
NPM
: 15514967
KELAS : 4PA06
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2017
Karakteristik, Elemen Sistem,
dan Model Sistem Informasi Psikologi
Untuk
membangun sistem informasi psikologi, kita perlu menyiapkan kebutuhan untuk
elemen sistem dan karakter sistem yang akan dibangun. Berikut akan diuraikan
mengenai elemen sistem dan karakter sistem beserta model sistem informasi
psikologi secara manual.
A. Elemen
Sistem
Sistem
yaitu kumpulan elemen - elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan
tertentu. Elemen sistem adalah bagian terkecil sistem yang dapat didentifikasikan.
Jika sebuah sistem cukup besar yang terdiri dari subsistem-subsistem, maka
elemen sistem terdapat pada tingkatan yang paling rendah yang dapat
dikategorikan sebagai individu. Setiap sistem memiliki tujuan (goal), entah hanya satu atau mungkin
banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa
tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan
antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
Menurut Amsyah (2005) modul sistem terdiri dari empat
subsistem, yaitu:
1. Input
Mewakili data yang masuk ke dalam sistem
informasi. Input disini termasuk metode - metode dan media yang digunakan untuk
menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen dasar.
2. Proses
Bagian yang melakukan perubahan atau
transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai,
misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang
tidak berguna.
3. Output
Produk dari sistem informasi adalah
keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna
untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4. Mekanisme
Kontrol
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan
menggunakan umpan balik (feedback),
yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik
masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan
sesuai dengan tujuan.
B.
Karakteristik Sistem
Menurut
Fatta (2007) untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu
membedakan unsur-unsur dari sistem yang membentuknya:
1. Memiliki
komponen (component)
Kegiatan atau proses dalam suatu sistem
yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). Komponen bisa berupa subsistem
dari sebuah sistem.
2. Memiliki
batasan (boundary)
Penggambaran dari suatu elemen atau
unsur mana yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem.
3. Lingkungan
(environment)
Segala sesuatu di luar sistem,
lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala dan input terhadap suatu sistem.
4. Penghubung
(interface)
Tempat dimana komponen atau sistem dan
lingkungannya bertemu atau berinteraksi.
5. Masukan
(input)
Sumber daya (data, bahan baku,
peralatan, energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu
sistem.
6. Keluaran
(output)
Sumber daya atau produk (informasi,
laporan, dokumen, dan tampilan) yang disediakan untuk lingkungan sistem oleh
kegiatan dalam suatu sistem.
7. Pengolahan
sistem (process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu
bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.
8. Sasaran
atau tujuan (objective/goal)
Tujuan yang ingin dicapai oleh sistem,
akan dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuan.
C.
Model Sistem Informasi Psikologi
Dalam penerapannya antara sistem
informasi dan psikologi dapat kita lihat dalam pemrosesan hasil skor dalam tes
psikologi. Teknologi sudah semakin canggih dan penskoran tes pun sudah dapat
kita lakukan melalu komputer. Contohnya adalah penskoran pada tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule).
Selain penskoran terdapat pula tes-tes psikologi secara online yang dapat
langsung kita lihat hasilnya, dimana test-test tersebut berhubungan dengan
sistem informasi.
Tes Edwards Personal Preference Schedule atau yang sering kita sebut
dengan tes EPPS ini adalah tes kepribadian yang terdiri atas pilihan-pilihan
jawaban yang mencerminkan diri seorang individu.
Tes EPPS ini telah diterbitkan dalam
jangka waktu yang lama oleh The Corporation Psikologis, dan sekarang dikenal
dengan Penilaian Harcourt. Pada tahun 2002 hak penerbitan di seluruh dunia
dikembalikan pada Harcourt Allen L. Edwards Life Trust. Untuk wilayah Eropa,
EPPS diterbitkan oleh Dimensi Test.
Dikembangkan oleh psikolog dari
University of Washington, profesor Allen L. Edwards, Edwards Personal
Preference Schedule (EPPS) adalah pilihan paksa, obyektif, persediaan kepribadian
non-proyektif. Target audiens di antara usia 16-85 dan memakan waktu sekitar 45
menit untuk menyelesaikan. Edwards, yang merevolusi penelitian psikologi dengan
teknik statistik baru, berasal dari konten pengujian dari teori sistem
kebutuhan manusia yang diusulkan oleh Henry Alexander Murray, yang mengukur
rating individu dalam lima belas kebutuhan normal atau motif. Dimana terdapat
15 needs yaitu Achievement, Deference, Order, Exhibition, Autonomy, Affiliation, Intraception, Succorance, Dominance,
Abasement, Nurturance, Change, Endurance, Heterosexual, Aggression.
Tidak
ada batas waktu untuk mengerjakan soal
EPPS, namun subyek di motivasi untuk mengerjakan secepat-cepatnya kurang
lebih 40 s/d 60 menit untuk S1 dan 1 s/d 1 ½ jam untuk SMU. Hal ini dilakukan
untuk menekan social desirebility.
D.
Tujuan Sistem
Tes ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar
motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang.
E. Elemen Sistem
1.
Masukan
(input): Memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan individu yang
bersangkutan diantara dua pernyataan yang tersedia
2.
Pengolahan (process): Memberikan tanda pada
tiap pernyataan yang dipilih
3.
Keluaran
(output): Skor atau hasil yang didapatkan
4.
Umpan
balik/kontrol: Mengetahui hasil evaluasi seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang yang dapat dilihat melalui grafik
berdasarkan norma dan katagorinya
|
System
|
Elemen
|
|||
|
Input
|
Process
|
Output
|
Goals
|
|
|
EPPS
|
Memilih satu
pernyataan yang paling menggambarkan individu yang bersangkutan diantara dua
pernyataan yang tersedia
|
|
Skor
atau hasil yang didapatkan
|
Mengetahui
hasil evaluasi seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif
seseorang yang
dapat dilihat melalui grafik berdasarkan norma dan katagorinya
|
F. Karakter Sistem
1.
Komponen:
Bagian-bagian yang mendukung pembuatan sistem EPPS
2.
Batasan
sistem: Hanya terdapat 225 pasang pernyataan dimana setiap nomer memiliki
sepasang pernyataan yaitu A dan B
3.
Lingkungan
luar sistem: -
4.
Penghubung
sistem: Adanya konsistensi dalam menjawab peryataan yang sama
5.
Masukan
sistem: Memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan individu yang
bersangkutan diantara dua pernyataan yang tersedia
6.
Keluaran
sistem: Skor atau hasil yang didapatkan
7.
Pengolah sistem: Memberikan tanda pada tiap pernyataan yang dipilih
8.
Sasaran
sistem: Individu yang ingin mengetahui evaluasi evaluasi seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang.
Daftar
Pustaka
Amsyah, Z.
(2005). Manajemen sistem informasi.
Jakarta: Gramedia Pustaka Umum
Fatta, H.
A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi.
Jakarta: Andi
