Monday, November 6, 2017

TUGAS SOFTSKILL SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

TUGAS SOFTSKILL
SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI



DISUSUN OLEH :
NAMA            : Lailatun Nafillah
NPM                : 15514967
KELAS           : 4PA06

FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2017




Karakteristik, Elemen Sistem, dan Model Sistem Informasi Psikologi
Untuk membangun sistem informasi psikologi, kita perlu menyiapkan kebutuhan untuk elemen sistem dan karakter sistem yang akan dibangun. Berikut akan diuraikan mengenai elemen sistem dan karakter sistem beserta model sistem informasi psikologi secara manual.
A.  Elemen Sistem
Sistem yaitu kumpulan elemen - elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Elemen sistem adalah bagian terkecil sistem yang dapat didentifikasikan. Jika sebuah sistem cukup besar yang terdiri dari subsistem-subsistem, maka elemen sistem terdapat pada tingkatan yang paling rendah yang dapat dikategorikan sebagai individu. Setiap sistem memiliki tujuan (goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
Menurut  Amsyah (2005) modul sistem terdiri dari empat subsistem, yaitu:
1.      Input
Mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input disini termasuk metode - metode dan media yang digunakan untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen dasar.
2.      Proses
Bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna.
3.      Output
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4.      Mekanisme Kontrol
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

B.     Karakteristik Sistem
Menurut Fatta (2007) untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan unsur-unsur dari sistem yang membentuknya:
1.      Memiliki komponen (component)
Kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). Komponen bisa berupa subsistem dari sebuah sistem.
2.      Memiliki batasan (boundary)
Penggambaran dari suatu elemen atau unsur mana yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem.
3.      Lingkungan (environment)
Segala sesuatu di luar sistem, lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala dan input terhadap suatu sistem.
4.      Penghubung (interface)
Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi.
5.      Masukan (input)
Sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem.
6.      Keluaran (output)
Sumber daya atau produk (informasi, laporan, dokumen, dan tampilan) yang disediakan untuk lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem.
7.      Pengolahan sistem (process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.
8.      Sasaran atau tujuan (objective/goal)
Tujuan yang ingin dicapai oleh sistem, akan dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuan.

C.     Model Sistem Informasi Psikologi
            Dalam penerapannya antara sistem informasi dan psikologi dapat kita lihat dalam pemrosesan hasil skor dalam tes psikologi. Teknologi sudah semakin canggih dan penskoran tes pun sudah dapat kita lakukan melalu komputer. Contohnya adalah penskoran pada tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule). Selain penskoran terdapat pula tes-tes psikologi secara online yang dapat langsung kita lihat hasilnya, dimana test-test tersebut berhubungan dengan sistem informasi.
            Tes Edwards Personal Preference Schedule atau yang sering kita sebut dengan tes EPPS ini adalah tes kepribadian yang terdiri atas pilihan-pilihan jawaban yang mencerminkan diri seorang individu.
            Tes EPPS ini telah diterbitkan dalam jangka waktu yang lama oleh The Corporation Psikologis, dan sekarang dikenal dengan Penilaian Harcourt. Pada tahun 2002 hak penerbitan di seluruh dunia dikembalikan pada Harcourt Allen L. Edwards Life Trust. Untuk wilayah Eropa, EPPS diterbitkan oleh Dimensi Test.
            Dikembangkan oleh psikolog dari University of Washington, profesor Allen L. Edwards, Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) adalah pilihan paksa, obyektif, persediaan kepribadian non-proyektif. Target audiens di antara usia 16-85 dan memakan waktu sekitar 45 menit untuk menyelesaikan. Edwards, yang merevolusi penelitian psikologi dengan teknik statistik baru, berasal dari konten pengujian dari teori sistem kebutuhan manusia yang diusulkan oleh Henry Alexander Murray, yang mengukur rating individu dalam lima belas kebutuhan normal atau motif. Dimana terdapat 15 needs yaitu  Achievement,  Deference, Order, Exhibition, Autonomy, Affiliation, Intraception, Succorance,  Dominance,  Abasement, Nurturance, Change, Endurance, Heterosexual, Aggression.
                        Tidak ada batas waktu untuk mengerjakan soal  EPPS, namun subyek di motivasi untuk mengerjakan secepat-cepatnya kurang lebih 40 s/d 60 menit untuk S1 dan 1 s/d 1 ½ jam untuk SMU. Hal ini dilakukan untuk menekan  social desirebility.



D.    Tujuan Sistem
Tes ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang.

E.     Elemen Sistem
1.   Masukan (input): Memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan individu yang bersangkutan diantara dua pernyataan yang tersedia
2.   Pengolahan (process): Memberikan tanda       pada tiap pernyataan yang dipilih
3.   Keluaran (output): Skor atau hasil yang didapatkan
4.   Umpan balik/kontrol: Mengetahui hasil evaluasi  seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang yang dapat dilihat melalui grafik berdasarkan norma dan katagorinya
System
Elemen
Input
Process
Output
Goals
EPPS

Memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan individu yang bersangkutan diantara dua pernyataan yang tersedia
Memberikan tanda       pada tiap pernyataan yang dipilih
Skor atau hasil yang didapatkan

Mengetahui hasil evaluasi  seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang yang dapat dilihat melalui grafik berdasarkan norma dan katagorinya


F.      Karakter Sistem

1.   Komponen: Bagian-bagian yang mendukung pembuatan sistem EPPS
2.   Batasan sistem: Hanya terdapat 225 pasang pernyataan dimana setiap nomer memiliki sepasang pernyataan yaitu A dan B
3.   Lingkungan luar sistem: -
4.   Penghubung sistem: Adanya konsistensi dalam menjawab peryataan yang sama
5.   Masukan sistem: Memilih satu pernyataan yang paling menggambarkan individu yang bersangkutan diantara dua pernyataan yang tersedia
6.   Keluaran sistem: Skor atau hasil yang didapatkan
7.   Pengolah sistem: Memberikan tanda       pada tiap pernyataan yang dipilih
8.   Sasaran sistem: Individu yang ingin mengetahui evaluasi evaluasi  seberapa besar motivasi, kebutuhan, dan motif seseorang.




Daftar Pustaka
Amsyah, Z. (2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum

Fatta, H. A. (2007).  Analisis dan perancangan sistem informasi. Jakarta: Andi

1 comment: