KESEHATAN MENTAL
DISUSUN OLEH :
LAILATUN NAFILLAH (15514967)
2PA06
UNIVERSITAS
GUNADARMA FAKULTAS PSIKOLOGI PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 2016
PENYESUAIAN
DIRI DAN PERTUMBUHAN
1.
Pengertian Pertumbuhan Personal
Pertumbuhan
adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses-proses pematangan
fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal yang sehat pada waktu yang
normal. Prof. Gessel mengatakan bahwa pertumbuhan pribadi manusia berlangsung
secara terus-menerus.
Penekanan Pertumbuhan Diri
Dari bayi hingga tua kita sebagai manusia normal mengalami
pertumbuhan secara terus menerus. Penyesuaian diri dengan lingkungan nya pun
terus berkembang. Banyak kualitas penyesuaian diri yang baik mengandung
implikasi-implikasi yang khas bagi pertumbuhan pribadi. Ide ini terkandung
dalam kriteria perkembangan diri yang berarti pertumbuhan kepribadian yang
terus-menerus kearah tujuan kematangan dan prestasi pribadi.
Setiap langkah dalam proses pertumbuhan dari masa bayi
sampai masa dewasa harus menjadi kemajuan tertentu kearah kematangan tang lebih
besar dalam pikiran, emosi, sikap dan tingkah laku. Pelekatan (fiksasi) pada
setiap tingkat perkembangan bertentangan dengan penyesuaian diri
yang kuat, misalnya menggigit kuku, menghisap jempol, ngompol, ledakan amarah,
atau membutuhkan sangat banyak kasih sayang dan perhatian. Perkembangan diri
disebabkan oleh realisasi kematangan yang terjadi secara tahap demi tahap.
Pertumbuhan kepribadian ditingkatkan oleh banyaknya
minat terhadap pekerjaan dan kegemaran. Sulit menyesuaikan diri
dengan baik terhadap tuntutan-tuntutan pekerjaan yang tidak menarik dan
membosankan, dan segera pekerjaan itu menjadi hal yang tidak menyenangkan atau
menjijikkan. Tetapi, kita memiliki cara tertentu untuk mengubah dan mengganti
pekerjaan yang merangsang minat kita sehingga kita dapat memperoleh kepuasan
terus-menerus dalam pekerjaan.
Adolph Meyer berpendapat bahwa kapasitas untuk menggunakan
masa lampau dan bukan semata-mata menderita karenanya adalah perlu untuk
penyesuaian diri bahwa penangan harus dipakai untuk menangani kenyataan
sekarang dan kesempatan yang kreatif dapat direalisasikan dengan tinjauan yang
sehat ke masa depan. Sikap yang sehat terhadap masa lampau, masa sekarang dan
masa depan sangat penting untuuk penyesuaian diri yang sehat.
2.
Variasi dalam Pertumbuhan
Dalam variasi pertumbuhan memang sangat beragam. Tidak semua
individu berhasil dalam melakukan penyesuaian diri berdasarkan tingkatan usia,
pertumbuhan fisik, maupun sosial nya. Mengapa? karena terkadang terdapat
rintangan-rintangan yang menyebabkan ketidakberhasilan individu dalam melakukan
penyesuaian, baik rintangan itu dari dalam diri atau dari luar diri.
3.
Kondisi-Kondisi untuk Bertumbuh
Kondisi jasmani seperti pembawa atau konstitusi fisik
dan tempramen sebagai disposisi yang diwariskan, aspek perkembangannya secara
intrinsik berkaitan erat dengan susunan atau konstitusi tubuh, kondisi jasmani
dan kondisi pertumbuhan fisik memang sangat mempengaruhi bagaimana individu
dapat menyesuaikan diri nya.
Carl Roger menyebutkan 3 (tiga) aspek yang memfasilitasi
pertumbuhan personal dalam suatu hubungan ;
1. Keikhlasan kemampuan untuk menyadari
perasaan sendiri, atau menyadari kenyataan.
2. Menghormati keterpisahan dari orang
lain tanpa kecuali, dan
3. Keinginan yang terus menerus untuk
memahami atau berempati terhadap orang lain.
Faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan personal :
1. Faktor Biologis
Karakteristik
anggota tubuh yang berbeda setiap orang, kepribadian, atau warisan biologis yang
sangat kental.
2. Faktor Lingkungan
Faktor
lingkungan yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorangdan nantinya akan
menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan personal seseorang.
3. Faktor Budaya
Tidak
di pungkiri kebudayaan juga berpengaruh penting dalam kepribadian seseorang,
tetapi bukan berarti setiap orang dengan kebudayaan yang sama memiliki
kepribadian yang sama juga.
REFERENSI
Lur
Rochman, Kholil.(2010). Kesehatan Mental.Purwokerto: STAIN press.

No comments:
Post a Comment