KESEHATAN
MENTAL
DISUSUN
OLEH :
LAILATUN
NAFILLAH (15514967)
2PA06
UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS
PSIKOLOGI PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 2016
PEKERJAAN
DAN WAKTU LUANG
Zaman modern ini banyak
sekali yang mencari pekerjaan dan berlomba-lomba menjadi dan sesuai dengan
passion dibidangnya. Tetapi pada kenyataanya pekerjaan tidak selalu sama
dengaan apa yang kita sudah pelajari semasa mengenyam S1. Banyak yang lintas
jurusan dikarenakan sekarang perusahaan dalam memilih seorang karyawan akan
dilihat softskill yang ada didalam dirinya. Dengan semakin padatnya pekerjaan
kita selalu harus mencari waktu luang, karena waktu luang sangat penting di
dalam pekerjaan. Yang pertama kita akan
bahas adalah seperti dibawah ini :
v MENGUBAH
SIKAP TERHADAP PEKERJAAN
Pekerjaan dinilai
sebagai kegiatan manusia yang diarahkan untuk kemajuan manusia, baik kemajuan
rohani maupun jasmani. Pekerjaan memerlukan pemikiran yang sadar sehingga bisa
dengan bebas dapat mengarahkan kegiatannya kepada suatu tujuan tertentu. Dan
tujuan yang dicari dalam pekerjaan yaitu menjadikan pekerja menjadi “baik”,,
baik disini maksudnya adalah menjadikan pekerja lebih terpenuhi kebutuhan
hidupnya an keluarganya, dan mereka menghindari aktifitas mereka yang
menjadikan mereka “buruk”. Dan disini atasan pun berperan penting dalam
mengubah sikap karyawan mereka agar dapat bekerja lebih keras dan mencapai
kinerja pekerjaan yang lebih tinggi. Karyawan diusahakan supaya menyukai
pekerjaan yang ia dapatkan agar dapat menghasilkan kinerja yang baik. Manajer
dalam mengubah sikap karyawan juga harus memiliki kemampuan yang tepat,
misalnya diberi bonus jika bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Diberikan
reward dan punishment kepada karyawan tersebut, sehingga memunculkan sikap take
and give.
v PROSES
DALAM MEMILIH PEKERJAAN
Proses perkembangan
dalam pemilihan pekerjaan bagi individu dijelaskan oleh Donald Super.
Perkembangan pemilihan karier pekerjaan dibagi menjadi lima tahap, yaitu :
- Cristalization
Individu berusaha mencari berbagai bekal
ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan formal dan nonformal untuk
persiapan masa depan hidupnya.
- Spesification
Individu akan meneruskan pendidikannya
pada jenjang khusus yang sesuai dengan minat-bakatnya. Masa spesifikasi ini
lebih mengarah pada jalur pendidikan yang menjurus pada taraf professional atau
keahlian.
- Implementation
Individu mulai menerapkan pengetahuan
dan keterampilan yang telah diperoleh pada masa sebelumnya, secara nyata dalam
kehidupan sehari-hari sesuai dengan bidang keahlian atau profesi nya. Misalnya
setelah ia lulus dalam pendidikan psikologi nya ia berprofesi sebagai seorang psikolog.
- Stabilization
Individu menekuni bidang profesinya
sampai benar-benar ahli di bidangnya sehingga individu dapat mencapai prestasi
puncak. Taraf ini ditandai dengan prestasi individu menduduki posisi penting,
misalnya direktur perusahaan,dsb.
- Consolidation
Setelah mencapai puncak karier, individu
mulai memikirkan kembali sesuatu yang telah dilakukan selama ini baik yang
berhasil maupun yang gagal.
v MEMILIH PEKERJAAN YANG COCOK
Banyak orang bekerja
dengan pekerjaan yang mereka tidak sukai atau tidak bisa diatasi, hasilnya
besar ketidak mampuan penyesuaian diri dan jutaan dolar terbuang sia-sia.
Sebagai hasilnya, penitng meningkatkan pilihan sebuah pekerjaan yang cocok
dengan ketertarikan dan kemampuan. Tapi ini adalah sesuatu yang anda dan saya harus
lakukan untuk diri sendiri.
Karakteristik Pribadi
Sebuah awal yang bagus
adalah memilih ketertarikan apa yang kamu punya pada diri sendiri dan
kemampuan. Kalian adalah sebuah gabungan unik dari sifat
pribadi,ketertarikan,keahlian dan harga. Semakin baik yang kalian dapat ketahui
mengenai diri kalian sendiri maka lebih bijaksanadalam mengambil
keputusan.
Apa yang paling membuat anda tertarik.data atau sesuatu? pelajaran apa yang
paling anda sukai di sekolah? Kegiatan Ekstrakurikuler apa yang anda sukai?
Bagaimana dengan kerja paruh waktu? Coba temukan mengenai apa pekerjaan
tersebut yang membuat mereka tertarik kepada anda. Apakah itu kegiatanya
sendiri? Atau orang-orang didalamnya?
Bagaimana dengan kemampuan anda? Apa
pekerjaan terbaik yang anda bisa lakukan?yang paling anda kuasai?tidak peduli
berapa banyak kemampuan yang anda miliki. Penting untuk menyadari bahwa
masing-masing dari kita berkualitas untuk banyak kedudukan yang berbeda.tidak hanya satu. Seperti olahraga
athletic termasuk terbatas untuk sejumlah orang yang memiliki otot dan
keahlian. Jadi kebanyakan pekerjaan memerlukan hanya beberapa keahlian spesifik
atau karakteristik. Rahasianya terletak pada menemukan jenis pekerjaan yang
memerlukan kekuatan tertentu yang anda miliki.
Untuk memperluas kedua
ketertarikan dan bakat kalian akan berubah dengan pengalaman dan waktu.
Penelitian sudah menunjukkan kategori ketertarikan yang luas, seperti pada
bidang obat-obatan.teknik atau bisnis, tetap stabil dari para
remaja.(Campbell,1971). Jika kalian menyukai sesuatu pada saat anda belasan dan
awal 20, kesempatan yang sama akan kalian sukai pada tahun-tahun selanjutnya.
Mungkin kalian pernah
mendengar seseorang mengambil sebuah tes psikologi untuk membantu pemilihan
karir. Sebenarnya , kebanyakan dari persediaan ketertarikan anda daripada
sebuah test biasa. Saat ini, satu dari kebanyakan menggunakan instrument tes
adalah Strong-Campbell Interest Inventory (SCII) yang mana menggabungkan banyak
item dari versi awalnya Strong Inventory for males and females dengan
menghilangkan item yang berdasarkan jenis kelamin.hasilnya, yang mana biasanya
dibagi secara terbuka dengan individu, menunjukan bagaimana ketertarikan
seorang individu dibandingkan dengan orang-orang lain yang memiliki kedudukan
yang berbeda.
Apakah tes ketertarikan
tersebut membantu anda membuat keputusan yang tepat pada pemilihan kerja?
Semua tergantung dari bagaimana kita menggunakanya. Jika kalian mengandalkan
hasil tersebut sebagai sebuah pengganti untuk membuat keputusan pribadi,maka jawabanya
akan negative. Tapi jika kalian menggunakan hasil tersebut sebagai sebuah
sumber untuk mengklarifikasi ketertarikan kalian dalam rangka untuk membuat
sebuah keputusan,maka jawabanya pasti positif. Seperti halnya instrument yang
menunjukan reliabilitas yang besar dalam memprediksi apa seorang individu akan
bersikeras atay keluar dari bidang pekerjaan tersebut. Mereka tidak bisa
memprediksi kesuksesan pada bidang yang diberikan karena kebanyak factor
subjektif terlibat didalamnya. Tapi sudah itemukan bahwa apa yang membuat
berhasil biasanya mendemonstrasikan lebih tinggin daripada rata-rata skor
ketertarikan,sementara siapa yang akan keluar nanti biasanya lebih rendah
daripada rata-rata skor(Shertzer,1981)
DAFTAR PUSTAKA
-
Oktora,
P.S. Pintar Mencari Dan Mendapatkan
Pekerjaan. Penerbit : Visimedia

No comments:
Post a Comment